Semakin jauh ku melangkah kian terasa besar harapku pada-MU

semakin tinggi ku mendaki kian terasa kecil adanya diriku

semakin dalam ku menyelam kian terasa sesal basahkan hatiku

Engkau tak terlihat, karena ku tak pantas melihat-MU

cukuplah karya cipta-MU, mengejawantahkan kuasa-MU

menundukkan sombongku, menakhlukkan egoku

Maafkan perasaan tinggiku yang sesungguhnya rendah

Maafkan pakaian mewahku yang sesungguhnya hina

Maafkan pamer materiku yang sesungguhnya fakir

Maafkan hamba ini..

Saturday, January 23, 2010

Dari dalam Dirimu

Dari dalam dirimu
bila kau mau dan mampu
lukislah sebuah senyuman di bibirmu
karena itu indah
bak mentari pagi yang memberikan keceriaan hari
laksana langit senja yang pamit menghdirkan ketenangan angkasa dengan bulan dan gemintang
bagi yang memandang

Dari dalam dirimu
bila kau mau dan mampu
rangkailah kata bijak di setiap kalimatmu
karena itu indah
seperti nyanyian burung yang berterbangan di sela dahan
bagaikan kidung serangga pengisi taman malam
bagi yang mendengar

Dari dalam dirimu
bila kau mau dan mampu
eratkanlah sesama di hatimu
karena itu indah
bak tali pemersatu
laksana titian penghubung
bagi sebuah ukhuwah

Dari dalam dirimu
bila kau mau dan mampu
bacalah bentangan semesta raya
karena itu indah
ketika deru ombak berpadu dengan awan berarak
di saat alam bersatu dari kemajemukan raga
bagi yang berpikir

Dari dalam dirimu
bila kau mau dan mampu
satukanlah niat dan kata dalam nyata
karena itu indah
bila lisan sejalan hati
jika hati seiring perbuatan
bagi yang merasa

Cermin

Di depan cermin kuberkaca
kulihat sesosok tubuh berdiri tanpa suara
matanya memandang hina
menatapku penuh cela
senyum tipis di bibirnya hampir sirna
berhias seribu cerca

Terbersit sebuah rasa di hati
tentang kekufuran diri
tentang syukurku yang telah pergi

Di depan cermin kuberkaca
kulihat sesosok tubuh berdiri tanpa suara
matanya memandang penuh puja
menatapku penuh makna
senyum tipis di bibirnyaseakan berkata
kau sangat sempurna

Terbersit sebuah rasa di hati
tentang kesombongan yang singgah di dalam diri
tentang keangkuhan tanpa kesadaran nurani

Bumi pun Bicara

Bila tiba masanya
bumi pun akan bicara

Di punggungku engkau berlari
ke dalam perutku engkau kembali

Di atasku engkau berjalan dalam kesenangan
di perutku engkau jatuh dalam kesusahan

Di punggungku engkau tertawa
di perutku engkau berduka

Di atasku engkau makan yang diharamkan
di perutku engkau menjadi santapan

Bila tiba waktunya
bumi pun akan bicara

Di punggungku engkau berjalan dalam kesombongan
di perutku engkau dihinakan

Di atasku engkau dalam kebersamaan
di perutku engkau dalam kesendirian

Di punggungku engkau bermandikan cahaya
di perutku engkau dalam gulita

Di atasku engkau durhaka
di dalam perutku engkau tersiksa

Bila Tiba Waktu Berpisah

Di bawah naungan langit biru dengan segala hiasannya yang indah tiada tara
Di atas hamparan bumi dengan segala lukisannya yang panjang terbentang
Masih kudapatkan dan kurasakan
Curahan rahmat dan berbagai ni'mat
Yang kerap Kau berikan
Tapi bila tiba waktu berpisah
Pantaskah kumemohon diri
Tanpa setetes syukur di samudera rahmat-Mu

Di siang hari kulangkahkan kaki bersama ayunan langkah sahabatku
Di malah hari kupejamkan mata bersama orang-orang yang kucintai
Masih kudapatkan dan kurasakan
Keramaian suasana dan ketenangan jiwa
Tapi bila tiba waktu berpisah
Akankah kupergi seorang diri
Tanpa bayang-bayang mereka yang akan menemani

Ketika kulalui jalan-jalan yang berdebu yang selalu mengotori tubuhku
Ketika kuisi masa-masa yang ada dengan segala sesuatu yang tiada arti
Masih bisa kumenghibur diri
Tubuhku kan bersih dan esok kan lebih baik
Tanpa sebersit keraguan
Tapi bila tiba waktu berpisah
Masih adakah kesempatan bagiku
Tuk membersihkan jiwa dan hatiku

Setiap kegagalan yang membawa kekecewaan
Setiap kenyataan yang menghadirkan penyesalan
Masih kudengar dan kurasakan
Suara-suara yang menghibur
Tuk menghapus setiap kecewa dan sesal
Tapi bila tiba waktu berpisah
Adakah yang akan menghiburku
Akankah aku pergi tanpa kekecewaan dan penyesalan

Ya Robby..

Ya Robbi.

Ketika desing peluru Kau gantikan dengan gemuruh badai berpacu
Ketika wajah-wajah garang Kau gantikan dengan kekalutan yang meradang
Ketika luka lama Kau gantikan dengan duka nestapa
Ketika secungkil kiamat Kau sematkan di Serambi Mekkah

Saat layar kaca menyajikan kepiluan
Saat surat kabar menghidangkan kepedihan
Saat tak ada yang kuasa menampik kemahakuasaanMu
Saat kami merasa diri ini tiada arti dihadapanMu

Ya Robbi.

Pantaskah saat ini hamba bertanya
Apakah Engkau sedang menumpahkan murka
Ataukah Kau sedang menyemaikan benih cinta

Murka karena tikai tak kunjung reda
Ataukah cinta karena sejatinya kami adalah saudara
Murka karena nafsu saling keras kepala
Ataukah cinta karena kesedihan yang sama dirasa

Ya Robbi.

Bilakah tak ada lagi tatap mata penuh curiga
Tak ada lagi saling sapa dengan moncong senjata
Cukup kiranya putra bangsa mati sia-sia

Wahai saudaraku di penghujung nusa dan di seluruh pelosok negri
Mari jalin jemari merajut kasih
Sungguh teramat mahal kisah yang telah kita warisi
Jangan pandirkan diri dengan apa yang telah terjadi

Afiat Hidayatullah

Dosa dalam Tawa

Terkadang Tercipta dosa dalam tawa,
saat terlintas keangkuhan dalam senyuman dan terbesit luka dalam canda.
meski wajah entah kapan bisa bertatap,
meski tangan entah kapan bisa berjabat,
agar Hari Raya ini bermakna sucidengan niat tulus ku ucapakan :'TaqabbalaAllahu Minna WaMinkum",
Mohon Maaf Lahir dan Bathin


*******
Nothing clouds is always white.
nothing water is always pure.
nothing hell if nosin,
and no sin if all human is perfect, porgive me.
Happy ied 1430 H


*******
Sebening air wudhu', sesuci Alquran,semerdu alunan zikir, seindah sholat lima waktu, setenang hati yang tiada rasa benci dan dendam...jika tangan taksempat tuk berjabat...jika muka tak sempat bertatap...maka bukalah pintu maaf, Met Hari Raya Iedul Fitri 1430H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin


*******
Allahu Akbar
Allahu Akbar
Allahi Akbar walillahilhamd...
takbir berkumandang tanda kemenangan tlah datang...
sungguh ini adalah hariyang istimewa...
semaua tertawa,bahagia,saling berma'afan dan kembali ke jiwa yang bersih di Hari nan indah ini Aku ucapkan: Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1430H.Mohon Maaf lahir dan Bathin...


******
Tiada tahta semulia memaafkan,
tiada anugrah yang lebih berharga daripada ampunan,
Taqabbalallahu Minna waMInkum...
Selamat Hri Raya Iedul Fitri 1430H
Mohon Maaf lahir dan bathin


******
Sepatah kataku pernah melukaimu,
sebebas langkahku pernah menyakitimu,
seegois fikiranku pernah mengecewakanmu,
semurni nitku mohon maaf padamu,
met lebaran, maafin aku y...


******
Nobody Perfect,and I'mon the list...
forgive me for all the wrong said and doing...
Happy Ied Mubarak to you, may Allah bless you in life and after.
best regard


******
kurapatkan kedua tangan untuklidah yang terjaga ,
hati yang berperasangka,janji yang terabaikan,
dan semua sikap yang meresahkan, kami mengucapkan:
Minal Aidin walfaizin


******
tiada yang seindah ketika hati tersucikan,
bersih dari noda kebencian yang terbasuh oleh Ramadhan dan kemurnian hati untuk saling memaafkan,
Selamat Iedul fitri,
Mohon Maaf lahir dan Bathin


******
Bila tangan tak sempat berjabat,juga raga taksempat bertatap,hanya untaian kata dari segala ucapdan sikap.
dengan mengucapkan: Minal Aidin walFaizin
Mohon Maaf lahir dan bathin


******
Daribatu kita belajar ketegaran,
dari air kita belajar ketenagan,
dari tanah kita belajar arti kehidupan,
dari anginkita belajar keheningan,
dari mata kita belajar untuk mengerti.
dan darikesalahan kita belajar untuk memaafkan...
dengan segala kerendahan hati inikami mohon maaf lahir dan bathin.
minalaidin wak faizin
Happy Iedul Fitri 1430H


******
saat takbir menggema jagad kefitrian dan kesucian hadir dihati orang orang yang beriaman,dengan sepenuh hatikuucapkan: Taqabbalallahu Minna waMinkum


******
Dia pergidengan bersahaja,
meninggalkan berkah dan ampunan,
meninggalkan jejak dan pahala, membawa suraga..
sms ini salah satu cara untuk menyambung tali silaturrahmi

SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN


******
Sebelas bulan kita kejar dunia, kita umbar nafsu angkara,
sebulan penuh kita gelar puasa,kita bakar segala dosa.
sebelas bulan kita sebar dengki dan prasangka,
sebulan penuh kita sebar kasih sayang sesama.
duabelas bulan kita berinteraksi penuh salah dan khilaf,
di hari suci nan fitri ini, kita cuci hati, kita buka pintu maaf
Selamat Iedul Fitri
Mohon maaf lahir dan bathin...

Have Nice Day

Value each preccious moment..., morning brings hope...,afternoon brings faith..., eve brings love..., and night brings rest...wish u find them all today...
have nice day

*********
Morning are remembers that God loves you. you're not just given another day to enjoy, but chance to right the wrong yesterday.

Ungkapan Gurau

1. baca doa biar mimpi indah
2.baca UUd 45 biar dilindungi negara
3.minum baygon biar gak digigit nyamuk,
4.kalau tidurnya berlanjut segera hubungi dokter.

*****

Dapatkan 3 unit mobil jenazah dan tiket mas liburan ke neraka!ayo buruan kirim nyawa anda! makin banyak dosa, makin besar kesempatan untuk disiksa...

*****
+ tebak kenapa ku sms kamu?
- kenapa y?
- kangen?
+ gak tuh!
- buang pulsa?
+ gak juga
- mau kenalan?
+ kan udah kenal,
-iseng?
+ gak lah
- nyerah deh!
+ biar hp mu bunyi aja kale, hehehe..

Jangan Putus Asa Karena Cinta

...ada hal hal yang tak ingin kita lepaskan, orang orang yang tak ingin kita tingglkan,..tp ingatlah melepaskan bukan berarti akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan baru, kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,, mereka yang tersakiti, dan mereka yang mencoba, karena merekalah yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang tlah menyentuh kehidupan mereka. cinta yang agung adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih menunggu dengan setia adalah ketika dia mulai mencintai org lain dan kamu masih tersenyum sembari berkata: 'aku turut bahgaia untukmu'. apabila cinta tidak berhasil lepaskan dirimu, biarkan hatimu melebarkan sayapnya terbang ke alam bebas lagi...orang yang terkuat bukan yang slalu menang, melainkan merek yang tegar ketika mereka jatuh..., dalam cinta, kita sangat jarang sekali menang, tapi ketika cinta itu tulus meskipun kamu tetap menang hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang lebih dari kamu mencintai diri kamu sendiri..., akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorg, bukan karena orang tersebut berhenti mencintai kita,melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya...
Kholil Gibran